Langsung ke konten utama

Analisis stilistika pada syair يا رفيقي

 ANALISIS STILISTIKA DALAM SYAIR “يا رفيقي”

SITI HAZAR

 (Fakultas Adab Dan Humaniora Uin Raden Fatah Palembang)

Email: Sitihzr7@Gmail.Com

ABSTRAK

Syair ini didedikasikan untuk tugas akhir semester mata kuliah ilmu ushlub, syair yang digunakan pengarang menggunakan gaya penulisan arab modern dengan kata-kata yang sederhana dan indah namun kaya akan makna. Syair yang berjudul “duhai teman seperjuanganku” maka kajian stilistika lebih cocok untuk mengkaji keindahan dalam syair ini, syair ini dibuat oleh mahasiswi uin raden fatah Palembang yang saat ini masih duduk di semester ke 4.


Kata kunci: stilistika puisi, syair, يا رفيقي .

A. Pendahuluan

Karya sasta merupakan bentuk dari sebuah eksprsi seni yang dituangkan melalui bahasa. Semua karya sastra tulis maupun lisan dipahami sebagai keindahan. Dalam hal ini setiap penulis memliki cara dalam mengemukakan gagasan yang dituangkan dalam sebuah karya sastra. Menurut hardjono (1983:10) karya sastra merupakan sarana pengungkap kehidupan melalui bentuk bahasa. Bahasa sastra sebagai media ekspresi jiwa seorang sastrawan yang digunakan untuk mencapai nilai estetis, dalam hal ini berhubungan dengan style/gaya bahasa sebagai sarana sastra. Aminuddin (1977;67)beliau mengemukakan bahwa terdapat jenis karya sastra yaitu puisi dan prosa fiksi. Dalam hal ini perbedaan karakteristik karya sastra mengakibatkan perbedaan dalam tahapan pemaknaan dan penafsiran cir dan penggambarannya.

Berdasasrkan pendapat diatas, aminuddin (1995:46) mengartikan stilistika sebagai studi tentang cara pengarang dalam menggunkan system tanda sejalan dengan gagasan yang ingin disampaiakan dan komplesitas dan kekayaan unsur pembentuknya

Dengan demikian, analisis ini akan mencoba menganalisa puisi dari penyair yang berjudul “duhai temen seperjuanganku” dengan menggunakan teori stilistika yang bertujuan untuk mengetahui segi keindahan sesuai dengan ranah stilistika yaitu fonologi, morfologi, sintaksis, semantic, dan imagiry.


B. Ranah Kajian Stilistika

Stilistika mengkaji seluruh fenomena bahasa mulai dari fonologi bahasa hingga semantic, syukri Muhammad ‘ayyad:1982, hal 41. Agar ranah kajin tidak terlalu luas, kajian stilistika biasanya dibatasi pada teks tertentu dengan memperhatikan preferensi penggunaan kata atau struktur bahasa, Seperti yang telah dijelaskan diatas peneliti menggunkan stilistika yang berorientasi pada teori syibahuddin qalyubi. Ranah kajian mencakup beberapa unsur:

a. Mustaw as-aui (ranah fonlogi) dalam ranah kajian stilistika, fonologi berkaitan erat dengan keserasian bunyi dan hakikat makna

b. Mustaw al-arfi (ranah morfologi) dalam literature arab tinjauan kebahasaaan ini sring disebut dengan ilm a_arf.

c. Mustaw an-nahwi (ranah sintaksis) yaoitu kajian kebahasaan yang membahas tenatng gramatika.

d. Mustaw al-dal li (ranah semantic)semantic adalah studi bahasa yang mengkaji tentang hakikat suatu makna.

e. Mustaw at-ta wiri (ranah imagery) imagery adalah sarana pengungkapan bahwa berorientasi pada aspek bal ghi.

C. Analisis Stilistika Pada Syair “Duhai Teman Seperjuanganku”

يا رفيقي


أعيش في إطار قلبي كرفيق في السلاح ....

أضحك ، أنت مجروح أنا مجروح ، أنت تضحك قد لا ندرك أنا لا أفهم حتى ببطء .. 

صدقك يخفي قصة صداقتنا


لست نادما ...

 هذه هي القصة التي نسجناها معًا جرح صغير كجسر لتقريب قلوبنا ...

 ربما يومًا ما ستحصل على قصة أجمل مع الآخرين


أبحث عنها في كل عذر وكل لقاء وحتى رابط ...

 أحاول التأكد من عدم وجود شيء هنا الشوق الذي يعذبني ببطء ...


 اسمعوا يا رفاقي إذا كان بإمكان الريح فقط قول الحقيقة سيهمس بمليون شوق تنعكس في غرف قلبي ...

 اختراق الضخم معلقة في السماء تسكن في أعماق روحي وحبس شفتي على الرغم من أن ذلك واضح من عيني


DUHAI TEMAN SEPERJUANGAN

Tinggal dalam bingkai hatiku sebagai teman seperjuangan..

Aku tertawa, kau terluka

Aku terluka, kau tertawa

Kita mungkin tak menyadari

Aku bahkan kian tak mengerti

Perlahan.. ketulusanmu menyamarkan kisah pertemanan kita..


Tidak kusesali..

Sekian cerita kita rajut bersama

Sedikit luka sebagai jembatan mendekatkan hati kita..

Barangkali suatu saat kau akan memperoleh sebuah cerita yang lebih indah bersama yang lain..


Aku mencarinya ke setiap alasan, setiap pertemuan dan bahkan ikatan..

Ku coba yakini tak ada apa-apa disini

Rindu yang perlahan menyiksaku..


Dengarkanlah wahai teman seperjuanganku

Jika saja angin mampu berbicara jujur 

Dia akan berbisik sejuta rindu yang terpantul dalam bilik hatiku..

Menembus mega-mega

Menggantung di angkasa

Menghuni kedalaman jiwaku

Dan terkunci dalam bibirku meski tersirat dari pandanganku

1. Analisa Fonologi

Analisis fonologis dalam kajian stilistika dasar dalam menghasilkan karya sastra. Hal ini dapat dilakukan dengan menggunakan tanda yang dapat di dengar, yaitu bunyi bahasa dan tanda yang dapat terlihat yaitu huruf. Dibeberapa bagian syair ini terdapat akhiran yang sama, contohnya pada bait 4 dibaris satu dan dua yang memiliki akhiran ي pada kata قلبي dan عيني yang mana vocal yang diucapkan sama yaitu ya yang disukunkan karena dia wakof. Cara membacanya yaitu qolbii dan ainii.

2. Analisa Morfologi

Dalam literature arab, morfologi disebut dengan ilm al-sarfi merupakan kajian atau peninjauan bahasa melalui aspek kata, perkembangan kata dan wujud. Kata itu sendiri, pada studi morfologi sebuah kata secara alamiah akan terus berkembang sesuai kebutuhan makna, proses morfologi bisa melalui pergantian dan perubahan. Tujuan dari analisis morfologi yakni untuk menyelidiki perubahan yang terjadi pada suatu kata berdasarkan klasifikasi kelasnya serta perubahan makna yang menyertainya.

Secara keseluruhan pada syair ini, penyair banyak menggunakan kata kamu, sahabat, teman seperjuangan dan semisalnya. Disini penyair ingin mengungkapkan bahwa yang dirindui nya saat itu adalah seorang sahabat yang pada pemilihan kata pada syair ini berupa kamu, sahabat, teman seperjuangan. 

3. Analisis Sintaksis

pada ranah analisis ini banyak sekali yang harus di teliti antara lain: pola, struktur kalimat dan pengulangan kata maupun kalimat serta bagaimana pengaruhnya pada makna. Tiujuan dari analisis sintaksis ini yaitu guna mengetahui apakah kata-kata yang dipakai untuk digunakan, dapat dilihat dari pola-pola makna yang terkandung didalam kata atau kalimat tersebut. 

Pada bait pertama terdapat kalimat أضحك ، أنت مجروح أنا مجروح ، أنت تضحك قد لا ندرك أنا لا أفهم حتى ببطء .. yang berarti ketidaktahuan dari sang penyair akan perubahan dari sifat teman yang dibicarakan di dalam syair ini.

4. Analisis Semantik

Dalam analisis ini, memiliki tujuan untuk mengetahui dan meneliti kedudukan serta fungsi dalam sebuah syair. Dalam syair ini terdapat perumpamaan yang di kode kan كجسر yang bermakna jembatan, maksud dari jembatan disini penyair mencoba mengungkapkan hubungan persahatan mereka sebagai jembatan yang terhubung dari jalur 1 ke jalur kedua yang membentang sehingga terjadilah hubungan.

5. Analisis At-Taswiri (Imageri)

Pada analisis ini bertujuan mencari unsur-unsur keindahan yang terbangun dalam syair yang digunakan oleh penyair. Dalam ranah stilistika maka analisis ini disebut juga gaya bahasa atau style. 

Pada syair ini yang berjudul يا رفيقي, dimana penyair ingin mengungkapkan kerinduan kepada sahabatnya, yang mungkin berada dalam lingkup sangat dekat dengan dirinya dan kini dia ditinggalkan oleh sahabatnya.


Kesimpulan

Setelah diteliti menggunakan 5 pendekatan pada ranah kajian stilistika maka penulis menemukan gaya bahasa yang diantaranya adalah sebagai berikut:

Analisis fonologis dalam kajian stilistika dasar dalam menghasilkan karya sastra. Hal ini dapat dilakukan dengan menggunakan tanda yang dapat di dengar, yaitu bunyi bahasa dan tanda yang dapat terlihat yaitu huruf. Dibeberapa bagian syair ini terdapat akhiran yang sama, contohnya pada bait 4 dibaris satu dan dua yang memiliki akhiran ي pada kata قلبي dan عيني yang mana vocal yang diucapkan sama yaitu ya yang disukunkan karena dia wakof. Cara membacanya yaitu qolbii dan ainii.

Analisa Morfologi, Dalam literature arab, morfologi disebut dengan ilm al-sarfi merupakan kajian atau peninjauan bahasa melalui aspek kata, perkembangan kata dan wujud. Kata itu sendiri, pada studi morfologi sebuah kata secara alamiah akan terus berkembang sesuai kebutuhan makna, proses morfologi bisa melalui pergantian dan perubahan. Tujuan dari analisis morfologi yakni untuk menyelidiki perubahan yang terjadi pada suatu kata berdasarkan klasifikasi kelasnya serta perubahan makna yang menyertainya. Secara keseluruhan pada syair ini, penyair banyak menggunakan kata kamu, sahabat, teman seperjuangan dan semisalnya. Disini penyair ingin mengungkapkan bahwa yang dirindui nya saat itu adalah seorang sahabat yang pada pemilihan kata pada syair ini berupa kamu, sahabat, teman seperjuangan.

Analisis Sintaksis, pada ranah analisis ini banyak sekali yang harus di teliti antara lain: pola, struktur kalimat dan pengulangan kata maupun kalimat serta bagaimana pengaruhnya pada makna. Tiujuan dari analisis sintaksis ini yaitu guna mengetahui apakah kata-kata yang dipakai untuk digunakan, dapat dilihat dari pola-pola makna yang terkandung didalam kata atau kalimat tersebut. Pada bait pertama terdapat kalimat أضحك ، أنت مجروح أنا مجروح ، أنت تضحك قد لا ندرك أنا لا أفهم حتى ببطء .. yang berarti ketidaktahuan dari sang penyair akan perubahan dari sifat teman yang dibicarakan di dalam syair ini.

Analisis Semantik, Dalam analisis ini, memiliki tujuan untuk mengetahui dan meneliti kedudukan serta fungsi dalam sebuah syair. Dalam syair ini terdapat perumpamaan yang di kode kan كجسر yang bermakna jembatan, maksud dari jembatan disini penyair mencoba mengungkapkan hubungan persahatan mereka sebagai jembatan yang terhubung dari jalur 1 ke jalur kedua yang membentang sehingga terjadilah hubungan.

Analisis At-Taswiri (Imageri), Pada analisis ini bertujuan mencari unsur-unsur keindahan yang terbangun dalam syair yang digunakan oleh penyair. Dalam ranah stilistika maka analisis ini disebut juga gaya bahasa atau style. 

Pada syair ini yang berjudul يا رفيقي, dimana penyair ingin mengungkapkan kerinduan kepada sahabatnya, yang mungkin berada dalam lingkup sangat dekat dengan dirinya dan kini dia ditinggalkan oleh sahabatnya.

Komentar